Mengulurkan tangan saat dibutuhkan: membantu mitra kami saat banjir melanda Jakarta
Available in English
Available in English
Available in English
Saya pertama kali berkunjung ke Aceh pada Agustus 1998, empat bulan setelah mantan Presiden Soeharto meletakkan jabatannya. Saat itu adalah puncak gerakan Reformasi di Indonesia, dan banyak wartawan yang mengira bahwa masih dibutuhkan izin kunjungan untuk pergi ke Aceh, seperti yang memang dibutuhkan selama beberapa dekade. Saya dan rekan saya berkunjung sebagai “wisatawan”. Warisan penindasan memang masih banyak tersisa di banyak desa: runtuhan rumah-rumah, sekolah-sekolah yang tutup dan rumah tangga yang dikepalai oleh janda-janda. Kemiskinan tidak dapat dihindari: kekerasan dan pertumbuhan ekonomi hampir tidak pernah berjalan bersama.
Available in English
Henry Ford pernah berkata, ketika ia bertanya kepada para konsumen apa yang mereka mau, mereka menjawab kuda yang lebih cepat. Andai saja ia mendengar permintaan konsumennya, mungkin saja Ford Motor Company tidak akan pernah ada, atau ada tetapi dengan nama Ford Faster Horse Company. Pada saat itu mobil menjadi apa yang disebut “pencarian terobosan inovasi”, yang berarti secara radikal menggantikan teknologi yang ada (kuda dan kereta kuda), tidak dengan mendengar permintaan sebagian besar konsumen tapi mencoba mencari tahu kebutuhan mereka yang sebenarnya.
Available in English
Ambisius dan naik pesat – kata-kata ini secara tepat menggambarkan Indonesia yang modern. Di tengah melambatnya ekonomi global, pada tahun 2009 Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat ketiga di antara negara G-20 dan terus menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat, dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 6,4% pada tahun 2012. Meningkatkan daya saing ekonomi dengan menciptakan iklim bisnis yang lebih kondusif merupakan salah satu prioritas Indonesia untuk tahun 2010-2014.

Juga tersedia di English
Jumlahnya terus meningkat. Pada awalnya dilaporkan 13.000 jiwa. Keesokan harinya menjadi 25.000. Lalu dilaporkan kembali 58.000. Di penghujung minggu, pada tanggal 1 Januari 2005, jumlah korban tsunami di Asia telah mencapai 122.000. Dan jumlah tersebut terus meningkat, tidak ada satu orang pun yang tahu kapan jumlah tersebut akan berhenti meningkat.
Get the flash player here: http://www.adobe.com/flashplayer
Juga tersedia di English
Pada bulan September tahun ini, saya mengungjungi masyarakat beberapa desa di Yogyakarta yang tengah membangun kembali rumah dan kehidupan mereka setelah mengalami serangkaian bencana alam. Pembangunan kembali yang saya lihat merupakan contoh bagaimana masyarakat bisa berpartisipasi dalam situasi pasca bencana.
![]() |
| Orangtua dan masyarakat akan semakin mendukung sekolah kalau memiliki informasi mengenai sumberdaya sekolah. |
Juga tersedia di English
Bertahun-tahun yang lalu, saat saya masih di bangku sekolah, interaksi antara orangtua saya dengan sekolah terbatas hanya saat pembagian raport, juga beberapa kali saat saya sedang bermasalah. Itu saja. Meski anak saya baru berumur satu setengah tahun, saya sudah mulai mencari-cari sekolah yang cocok dan kalau bisa saya tidak mau ia belajar di sekolah seperti saya dulu.
Beberapa tahun yang lalu, saya mendapat kesempatan berenang di sebuah kolam renang berukuran besar, dengan air hangat, di luar ruangan, saat musim dingin. Mungkin ini seperti sebuah hal yang mewah, dan di banyak tempat memang demikian. Tapi di Islandia, kita bisa berenang sepanjang tahun di kolam renang panas bumi. Islandia terletak di atas perbatasn lempengan tektonik Eurasia dan Amerika Utara, yang secara perlahan sedang bergerak saling menjauh, sehingga menjadi sumberdaya panas bumi yang luar biasa. Selain kolam renang luar ruangan sepanjang tahun, sumberdaya terbarukan ini juga digunakan untuk pemanas ruangan, air panas, dan listrik.