Syndicate content

Nauru

Untuk menggali potensi siswa, tuntut dan dukunglah guru

Michael Crawford's picture
Also available in: English

Di antara 29 negara dan ekonomi kawasan Asia Timur dan Pasifik, kita bisa menemukan beberapa sistem pendidikan paling sukses di dunia. Tujuh dari sepuluh pencetak rata-rata nilai tertinggi pada tes yang dapat dibandingkan secara internasional seperti PISA dan TIMSS berasal dari kawasan tersebut, di mana Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Hong Kong, Tiongkok secara konsisten selalu berada di antara yang terbaik.
 
Namun, yang lebih penting, kita juga menemukan bahwa kinerja yang hebat tidak terbatas pada sistem sekolah di negara-negara berpenghasilan tinggi kawasan ini. Sistem sekolah di negara berpenghasilan menengah seperti Vietnam dan Tiongkok (khususnya provinsi di Beijing, Shanghai, Jiangsu, dan Guangdong), meskipun memiliki PDB per kapita yang jauh lebih rendah, memiliki nilai lebih baik daripada rata-rata negara OECD. Terlebih lagi, nilai dari Tiongkok dan Vietnam menunjukkan bahwa kinerja siswa miskin tidak tertinggal. Siswa dari kuintil berpenghasilan terendah kedua memiliki skor lebih baik daripada rata-rata siswa OECD, bahkan peserta tes paling miskin pun mengungguli siswa dari beberapa negara makmur. Namun demikian, seperti ditunjukkan grafik di bawah, negara-negara lain di kawasan ini belum mencapai hasil yang sama.

To unlock student potential in East Asia Pacific, be demanding and supportive of teachers

Michael Crawford's picture
Also available in: Bahasa Indonesia

Among the 29 countries and economies of the East Asia and Pacific region, one finds some of the world’s most successful education systems. Seven out of the top 10 highest average scorers on internationally comparable tests such as PISA and TIMSS are from the region, with Japan, Republic of Korea, Singapore, and Hong Kong (China) consistently among the best. 

But, more significantly, one also finds that great performance is not limited to school systems in the region’s high-income countries. School systems in middle-income Vietnam and China (specifically the provinces of Beijing, Shanghai, Jiangsu, and Guangdong) score better than the average OECD country, despite having much lower GDP per capita. What is more, scores from both China and Vietnam show that poor students are not being left behind. Students from the second-lowest income quintile score better than the average OECD student, and even the very poorest test takers outscore students from some wealthy countries. As the graph below shows, however, other countries in the region have yet to achieve similar results.