Syndicate content

early childhood education

Membangun potensi UU Desa Indonesia untuk meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini

Thomas Brown's picture
Also available in: English



Indonesia terus membuat langkah maju dalam memperluas akses pendidikan anak usia dini (PAUD) di seluruh nusantara yang sekarang mencapai sekitar  70.1% dari anak usia 3-6 tahun.  Meskipun ketersediaannya meningkat, mutu layanan masih rendah, terutama di daerah pedesaan dan daerah dengan pendapatan rendah.  Selain itu, masih ada ketergantungan pada guru yang kurang memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan, serta banyaknya  guru yang memperoleh pelatihan formal yang tidak memadai, atau bahkan sama sekali tidak mendapat pelatihan.

Tapping the potential of Indonesia’s Village Law to increase quality of Early Childhood Education

Thomas Brown's picture
Also available in: Bahasa Indonesia



Indonesia continues to make strides in expanding access to early childhood education (ECE) across its vast archipelago, now reaching some 70.1% of 3-6 year olds. Yet despite this increased availability, quality of services continue to be poor, especially in rural and low-income areas. In particular, there continues to be reliance on under-qualified teachers, with many having received inadequate formal training, or none at all.

Pendidikan Anak Usia Dini di pedesaan, kunci untuk menghidupkan potensi Indonesia

Rosfita Roesli's picture
Also available in: English



“Lima tahun pertama akan sangat menentukan (perkembangan) 80 tahun ke depan,” filantropis dan jutawan Bill Gates, pernah berkata, terkait pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD).

Pendidikan anak usia dini kerap disebut dalam Strategi Pendidikan 2020 Bank Dunia, yang memaparkan agenda 10 tahun ke depan di bidang pendidikan, dengan tujuan “Pembelajaraan untuk Semua”. Dengan moto “investasi awal, investasi yang pintar dan investasi untuk semua,” strategi ini mengatakan bahwa investasi pendidikan anak usia dini akan menopang pembangunan dan pertumbuhan sebuah negara, terutama untuk negara perkenomian berkembang seperti Indonesia.

Early childhood education in rural areas: a key to unleash Indonesia’s potential

Rosfita Roesli's picture
Also available in: Bahasa Indonesia



The first five years have so much to do with how the next 80 turn out,” billionaire philanthropist Bill Gates once said, summing up the importance of early childhood education.

Early education is featured prominently in the World Bank’s Education Strategy 2020, which lays out a ten-year agenda focused on the goal of “learning for all.” With the tagline ‘Invest early, invest smartly, and invest for all,’ the strategy says that an investment in early education will support the development and growth of a nation, particularly for emerging economies such as Indonesia.