Syndicate content

catastrophic risk; livestock; disaster risk management

Mengubah ‘disabilitas’ menjadi ‘kemampuan’: kesempatan untuk mensosialisasikan perkembangan inklusi disabilitas di Indonesia

Jian Vun's picture
Also available in: English

Sebelum bergabung dengan Bank Dunia, saya bekerja sebagai perancang kota dan sering memberi saran agar rencana pembangunan lebih mudah diakses bagi penyandang disabilitas. Sayangnya, banyak pengembang cenderung mengenyampingkan kebutuhan mereka karena mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan penambahan desain yang buruk, atau yang lebih parah, membatasi akses untuk orang-orang tertentu.

Kelalaian seperti ini membuat kota menjadi tidak ramah bagi semua lapisan masyarakat termasuk penyandang disabilitas. Bencana dapat memperparah tantangan ini, seperti jalur atau informasi evakuasi yang tidak dapat diakses, tempat penampungan yang tidak sesuai‑rancangan, hilangnya bantuan, dan terbatasnya kesempatan untuk membangun kembali matapencaharian.

Turning ‘disability’ into ‘ability’: opportunities to promote disability inclusive development in Indonesia

Jian Vun's picture
Also available in: Bahasa Indonesia



Before joining the World Bank, I worked as an urban designer and often provided advice on how the design of proposed developments could be more accessible for people with disabilities. Sadly, many developers tend to consider disability inclusion as an afterthought, meaning they incurred additional costs to retrofit poor designs, or worse, inadvertently restricted access for certain people.

Such oversights create cities that are not ‘friendly’ for people of all abilities. Disasters can further exacerbate such challenges, such as through inaccessible evacuation routes or information, poorly­‑designed shelters, loss of assistive aids, and limited opportunities to rebuild livelihoods.