Syndicate content

Energy

Percontohan di Indonesia menarik minat wirausahawan untuk membawa teknologi memasak yang sehat dan hemat energi ke rumah tangga

Yabei zhang's picture
Also available in: English


Bapak Kris mengelola pabrik penghasil pelet yang terletak di dekat kota Boyolali, Jawa Tengah. Sejak pabrik dibentuk, ia telah berpikir untuk merambah pasar domestik — meskipun sampai saat ini pelet produksinya diutamakan untuk ekspor — dikarenakan mulai redanya antusiasme pasar global. Ketika Bapak Kris mendapat informasi bahwa Program Inisiatif Tungku Sehat Hemat Energi (TSHE) / Clean Stove Initiative (CSI) Indonesia telah meluncurkan program percontohan Pembiayaan Berbasis Hasil (PBH), ia pun ikut mendaftar dan berpartisipasi dalam program tersebut.

Ia menggabungkan wawasannya tentang pasar pelet lokal dengan insentif yang diberikan program percontohan untuk mengembangkan jaringan distribusi dan menguji TSHE berbasis pelet buatannya. Setiap tungku yang dijual dilengkapi 1 kilo pelet kayu yang perusahaannya berikan secara cuma-cuma. Dengan pengalamannya bergabung dalam program percontohan PBH, Pak Kris melihat adanya potensi pasar tungku masak yang bersih dan efisien. Ia berencana terus menjual TSHE dengan harapan suatu saat dapat mendirikan pabrik pelet miliknya sendiri. 

Perlu pencarian terobosan inovasi, kirim ide anda sekarang

Jean-Louis Racine's picture

Available in English

Henry Ford pernah berkata, ketika ia bertanya kepada para konsumen apa yang mereka mau, mereka menjawab kuda yang lebih cepat. Andai saja ia mendengar permintaan konsumennya, mungkin saja Ford Motor Company tidak akan pernah ada, atau ada tetapi dengan nama Ford Faster Horse Company. Pada saat itu mobil menjadi apa yang disebut “pencarian terobosan inovasi”, yang berarti secara radikal menggantikan teknologi yang ada (kuda dan kereta kuda), tidak dengan mendengar permintaan sebagian besar konsumen tapi mencoba mencari tahu kebutuhan mereka yang sebenarnya.