Syndicate content

Health

Semua perlu terlibat: bukti baru perlunya pendekatan multi sektoral untuk mengurangi stunting pada anak

Emmanuel Skoufias's picture
Also available in: English



Di Indonesia, malnutrisi kronis meluas dengan lebih dari sepertiga anak-anak mengalami stunting atau pertumbuhan yang terhambat. Meskipun tingkat kemiskinan menurun dari 16,6% menjadi 11,4% dari tahun 2007 hingga 2013, tingkat stunting pada anak-anak di bawah usia lima tahun tetap sangat tinggi, di atas 37% pada tahun 2013, meskipun angka tersebut telah menurun dalam dua tahun terakhir. Stunting memiliki konsekuensi seumur hidup yang penting bagi kesehatan, juga untuk pengembangan kognitif, pendidikan, akumulasi sumberdaya manusia, dan pada akhirnya juga produktivitas ekonomi.
 
Namun, untuk mengurangi stunting, tidak cukup hanya memberi fokus pada sektor kesehatan. Perlu juga perbaikan di sektor lain seperti pertanian, pendidikan, perlindungan sosial, air, sanitasi, dan kebersihan. Seperti yang semula ditekankan dalam kerangka konseptual UNICEF, untuk memastikan bahwa seorang anak menerima nutrisi yang cukup bergantung pada empat faktor penting: asuh, kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan, bidang-bidang yang mencakup beberapa sektor.

Ungkapkan suaramu Indonesia! Mengusung akuntabilitas sosial layanan kesehatan

Ali Winoto Subandoro's picture
Also available in: English

 

Untuk mengetahui bagaimana akuntabilitias sosial bisa memperbaiki kualitas layanan kesehatan di Indonesia, silakan kunjungi kawasan perbatasaan di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kejadian ini berlangsung di suatu siang yang panas pada bulan Agustus 2015 di kelurahan Bijaepasu, sekitar enam jam perjalanan darat dari ibukota provinsi NTT, Kupang. Di tengah panasnya udara yang mencapai 40 derajat celcius, antrian manusia melingkari sebuah puskesmas.

Sekelompok ibu dengan bayi mereka juga para manula berdiri sepanjang dinding yang hampir roboh. Antrian panjang bergerak dengan lambat. Petugas kesehatan terlihat kewalahan melayani pasien dan hampir tidak ada peralatan medis yang memadai di puskesmas tersebut.